My 500 Words

Selasa, 02 Desember 2014

Selamat Pagi


Oleh: Jannerson Girsang

"Selamat pagi kawan-kawan!," demikian seorang senior manager perusahaan multilevel dalam sebuah pertemuan dengan para stafnya. Padahal, waktunya sudah siang, bahkan malam hari.

Mengapa Selamat Pagi?

Peluang itu ibarat peristiwa terbitnya matahari. Kalau ditunggu terlalu lama, maka dia akan hilang.
Seperti dikatakan William Arthur Ward, seorang penulis inspirasi Amerika, "Opportunities are like sunrises. if you wait too long, you loose them".

Peluang itu datang setiap saat dan harus disambut dengan perasaan seperti menyambut pagi hari, menyambut sang Surya mulai memancarkan sinarnya di ufuk Timur.

Setiap orang harus menyambutnya dengan penuh antusias dan melakukannya dengan suka cita.
Bersyukurlah pagi ini kepada Tuhan, karena kita masih diberi kesempatan melakukan sesuatu sepanjang hari. Apakah itu nantinya menyenangkan kita atau tidak tergantung kita menyambut dan meraihnya.

Supaya hari ini menyenangkan, Miles Davis, seorang musisi, pencipta lagu jazz, memberi tips. Dia menggambarkan pagi hari sebagai awal dari sebuah masa depan. Pagi hari berfikir sesuatu tentang kreasi.

"I'm always thinking about creating. My future starts when I wake up every morning... Every day I find something creative to do with my life".

Mulailah pagi Anda dengan perasaan antusias, penuh kreasi. Senyum kepada istri, anak-anak dan teman-teman.

Selamat beraktivitas dan selamat pagi teman-teman.

Medan 28 Nopember 2014

Tidak ada komentar: